Sabtu, 12 April 2014

[CERITAKU] : Celoteh Anak Tentangga PART 3 (END) ^_^



Celotehan Anak Tetangga Part 3 (End).

Hello Good Readers apa kabar,, semoga masih dalam keadaan sehat dan juga masih bersemangat untuk membaca postingan saya, hehe. Wah ternyata sudah hampir 2 bulan saya tidak mengurusi Blog ini, sudah Basi nih topik nya itu2x aja yang di lihat di blog ini, haha tenang,,,, saya akan obati kerinduan readers semua,, haha (songong nih orang L ).. saya akan lanjutkan apa yang perlu di lanjutkan,, (jiahh,, Kampanyee). Yups langsung aja sebelum saya di lempar gelas sama readers sekalian yang dah bosan dengar ocehan saya yang gag jelas kapan selesainya, ok ok Be Quiet all,, Today saya akan lanjutkan menganai Oceahn Anak Tetangga Part 3. Yups, ini adalah Postingan terakhir dari OAT ( Ocehan Anaak Tetangga), dalam 2 bulan terakhir ini. OK Good readers, langsung ajah, nih kisah dari anak-anak tetangga ku yang unik, masih tentang Fujitsu dkk,, check this out..

Namanya Risky..........(bocah lelaki berbulu mata lentik)
Sore itu Matahari begitu indah menyinari bumi seindah dua saudara ini, dengan wangi yang sudah sempurna menyentuh hidung ku mereka berdua berlari dengan langkah-langkah kecilnya menuju warung kami,, dari kejauhan saja sudah terdengar suara mereka berdua yang berdiskusi akan membeli apa di warung kami. Dengan tawa riang dan candaan kedua saudara ini finally sampai juga di warung kami dan jelas  saja kehadiran mereka langsung membuat warung kami yang tadinya sunyi senyap jadi ramai seprti pasar,, hadeuhh....

Kakk unnn, beliii... “ akhh suara cempreng itu, lagi- lagi mereka,...
hmm, beli apa”, jawab ku seadanya.
beli es kiko 2”,,always dengan senyum pepsodentnya yang khas. Haha,

Fujitsu, sore itu dia sudah wangi, rapi, dan sapuan bedak nya rata, no belek, no ileerr hehe di tambah lagi wangi yang khas dari bajunya... ohh hari itu dia bersama adiknya, yahh memang dua saudara ini benar-benar Unik,, aku akan menceritakan tentang adiknya Fuji yang menurutku dia itu Lucu sekali, hehehe..

Adiknya Fuji, Namanya risky, aku gag tau nama paanjangnya apa tapi yang jelas semua orang memanggilnya dengan nama itu, ‘Risky’ tapi dia memanggil dirinya dengan sebutan “iky”... bocah yang satu ini berbeda dari kakknya yang cempreng, kalau risky ini suaranya lebih Manly,, hahaha, agak sengau suaranya, itu menurutku. Parasnya tampan tapi manis, gag bosan di liat, yang paling aq suka dari risky adalah matanya, walaupun dia diam tapi matanya seperti tersenyum kepada siapa saja, anaknya ramah dan benar-benar sangat polos sekali,, berbeda dengan kakaknya yang judes, ceriwis dan gag tau malu itu haha. Kalau risky lebih kalem dan periang. Ciri khas dari dia adalah suara dan bulu matanya yang lentik, aq termasuk cewek yang menyukai pria bermata lentik (ayee,,) haha,,, suka lihat nya, gag bosan aja, sepertinya pancaran diri mereka itu ada di mataya,. Hehehee wahh aq jadi ingat seseorang, eheeem.. Ok back to topic.. hehehe

Sore itu, risky dan fujitsu belanja bersama namun sudah pasti yang paling mendominasi adalah suara si fuji,, hufff,, kalau risky hanya mengikuti sebagian kata-kata yang diucapkan fuji dengan suara sengau nya itu. Hehe. Namun penampilan mereka sangat kompak sore itu, yaitu berbatik Ria, baju tidur batik yang baru saja di belikan ibu mereka, wangi barunya saja masih tercium.. haha ketauannn baju baruu nihh yeeee,, ejek ku... si Fuji hanya senyum-senym saja saat ku katakan begitu namun berbeda dengan risky, tau gag di bilang apa?

##Dialog...
Aku :,,, seeehhh fuji ma iky baju baru nih yeee..
Fuji : Tersenyum gag jelas sambil pegang pegang baju barunya.
Risky : Tersenyum lalu,,, “gag kak uni,, ini ekan (bukan) baju balu,, api ( tapi) baju atikkk (Batik)... GUBBRAKKKK... :’(,, Frozeen sesaat gua... jawaban yg Tepat dan Sangat10x Jelas, huhhuhuhuh

Yaelaahhh,, ya iyalahh gua tau juga tuh baju batik,,, ikyy,, iky,, hahaha.. itu salah satu kekonyolannya, dia tripikal orang yang berpikir lurus lurus saja, but i like ikyy,, haha, polos sekaliii, tau gag sewaktu aku mendengar jawabanya itu, raut wajahku frozen sesaat, antara mau tertawa dan menahan amarah,, hahaha, dia memang gag salah, yang dia katakan memang benar, bahwa baju yang dipakainya itu adalah Baju batik bukan baju baru,, hahaha mungkin Riski belum belajar bagaimana caranya berbasa basi ala org dewasa,. hufff memang kalau berbicara degan anak-anak harus lebih sabar,, iikuti saja dunia mereka yang penuh dengan hal-hjal konyol namun mengasikkan, kadang aku berpikir bahwa sudah dewasa begini aku kehilangan sifat polos ku,, namun dari anak-anak aku belajar lagi, bahwa mereka juga memberikabn pukulan kecil mengenai arti dari menanggapi sesuatu, kadang kepolosan itu mengalahkan segalanya.. Good Boy... 

Tidak banyak cerita mengenai Good Boy ku yang satu ini karena selain berpikir yang lurus-lurus saja dia juga orangnya kalem and Cool bro, hehe kalau gag di tanya yah gag bakalan ngomong, beda banget sama fujitsu yang gag di tanya maunya ngomong aja, yang penting ngomonglah walapun aq gag tau apa maksud dari omongannya itu,, hehe tapi aku suka mereka berdua, Hope being  a good girl and boy. Preety and Handsome,, smart, soleh solehah and always pray to Allah... aamiin..

Tambahan.....
Zahiraaa,,, si Bocah Tegap!!!
Kalau yang ini termasuk ke kawan sepermainan Fuji, walaupun temanya fuji banyak, namun kenapa aku ambil yang ini, karena aku punya kisah dengannya, hahaha..

Namaya zahirah, kenpa ku tulis berbadan Tegap? karena badannya memang tegap, dia adalah bocah perempuan yang berbadan tegap, dan kalau ku katakan wajahnya mirip sekali dengan artis wanita yang juga berbadan Tegap. Heheheh.. 

Aku punya kisah dengannya, walaupun dia termasuk jarang belanja ke warung kami, namun kehadirannya membuat kejahilan ku meningkat. Sore itu dia datang belanja di warung kami, tanpa di temani ibunya, ahaaa,, inilah kesempatan ku, hahahaha... badannya memang tegap tapi suaranya kecil beuddhhh, haha (alay,, banget  maksudnya).. karena suaranya kecil dan aku gag dengar, jadi ku tanya lagi padanya,,

##Dialog :
Aku : Zahira mau beli apa???,,
Zahira: Bengongg,,,, kukuruyukkkk,,
Aku : Ku tanya lagi padanya, mau yang mana jajannya zahira, yang ini? atau ini? ini? apa itu?
Zahira : Makin bengong.....  beughhhhh

Melihat reaksinya yang begitu datar aku langsung berpikir cara apa yang membuat nya bisa bicara dan tertawa,, oh yahh aku langsung ingat menirukan gaya nya Uya Kuya saat menghipnotis, maka ku kerahkan seluruh kemampuan ku untuk membuat dia membuka mulutnya, maka langsung aja ku kelurkan gaya hipnotis ku yang cukup alay, tepatnya bukan gaya hipnotis tapi seperti menari ( itu kata adikku yang melihat adegan itu dan cukup sukses membuat dia tertawa),,
“lihat mata saya, dalam hitngan ke 1 kamu merasakan kantuk yang hebat, dalam hitung ke 2 kamu akan merasa mengantuk yang sangat, dan dalam hitungan ketiga kamu akan merasa melayang dan  hitungan 4 kamu akan tertidur,, hitungan kelima, kamu tertidur tertidur tertidurrr...”
Ku lihat reaksinya, Flatt, datar dan bengong,, hufff gagal sudah dan aku katakan padanya, yaudah zahira kalau gag tau mau beli apa, tanya lagi sama mamak, sambil ku pegang bahunya utuk menyruh dia pergi menemui mamaknya. Namun Saat aku berbalik, apa yang Terjadi???
Huaaaahhhkkkk hiks hiks huaaakhhhhh hiks hikss,,
Hahahaa gawat,, streess gua,, si zahira nangis..... (adikku yang melihat adengan tangisan hipnotis ini langsung tertwa terbahak-bahak), mungkin hipnotis ku berpengaruh terbalik untuknya, hadehhhh.. aku gag tau apa yang harus ku perbuat,, nih anak, masih menagis dan makin lama makin kuat tuh suara tangisan, makin ku suruh diam makin histeris dia,, yahhhh ape nak jadi...
Aku jadi di marahin sama bapak karena buat anak orang nangis, si adek hanya ketawa aja, si zahira masih menangis dengan mewekknya,,,
Zahiraa,, kata ku menenangkanya, jangan nangis lah,, yaudahh mau yang mana, pilih lah dek, yang mana suka, kata ku,,  namun tangis nya tetap gag mau berhenti... Gagal lagi,, Dan Finally,, Penolong datang,, engg ingg engg, bak supermom,, Emak si Zahira akhirnya datang setelah mendengar anaknya menangis, barulah si zahira bocah berbadan tegap itu berhenti dari tangisnya. Dan memilih makanan yang mau di beli nya... huffffff tadinya mau jahil jadi senjata makan tuan, gua yang di jahilin balik... yakkkk streeezzzzzz...

Haha, yup, selesai sudah cerita saya mengenai OAT, semoga para Readers yg punya kisah menarik ttg tetangga atau ttg apalah dapat menuangkannya ke dalam bentuk tulisan. Yup, untuk memperjelas sosok mereka bertiga akan saya tambahkan Picture mereka... untuk Fuji pasti yang dah baca Postingan OAT part 1 and2 gag asing lagi dgn dia, hihihi Enjoy it, dan mohon maaf bg yang kurang berkenan.. 
 Hallo Perkenalkan aq Zahira




 kalau aq,, Fuji ^_^



 And The last. My Boy 'IKY' Rizky...


 Selamat Datang Para penceloteh masa depan..... do the best.. 
hehehe :)

Salam Super Mujahidah_Impian ^_^

[CERITAKU] : ADA KISAH DI TPS 24. ^_^



Ada kisah di TPS 24.....

Assalamualaikum good readerss, happy good day and always health yah,, gimana nih udah pada nyoblos kemarin? Gag nyesal kan dengan pilihannya? Atau ada yang golput? JANGAN!! Orang yang golput tuh berarti gag punya prinsip dan komitment untuk berubah. Bagaimana dengan good readers yang first time untuk memilih, deg-dega an gag? Atau bingung? Yahh saya harap sihh kagak,. hehe 

Gag terasa yah good readers udah 3 hari kita lewatin ‘pesta rakyat’ dimana rakyat diberi hak dan kebebasan untuk memilih pemimpin selanjutnya, jadi jangan sia-siakan donk kesempatan yang sudah di berikan kepada kita. Walaupun sudah terlewati 2 hari tapi masih jadi berita hangat yang terus di perbincangkan baik di dunia maya, media online, newspaper dan juga televisi sudah pasti kagak ketinggalan. Dari mulai berita Quick count (proses hitung cepat), TPS unik dan sebagainya. Tapi good readers, kalian punya cerita sendiri gag? Cerita yang gag terpublish di dunia online, come on guys, ceritanya jangan di simpan sendiri bagi ke kita-kita, hehe.. Ok langsung aja nih, saya punya cerita nih di tempat saya nyoblos, mungkin gag menarik sih, lucu juga kagak, penting juga gag? So why? Hehehe, santai, kan tadi dah saya bilang, saya mau berbagi kepada readers semua, bagi yang mau lanjut baca, yahh lanjut, bagi yang bosan silahkan tinggalkan page ini,  its okay, setiap orang punya penilaian, tapi walaupun begitu saya akan tetap cerita.. MERDEKA,,,, loohhh...hehe 

KISAH PERTAMA, Judulnya : SALAH......

Ini cerita dari adik saya.....

Kami sekeluarga nyoblos di TPS 24, walaupun 1 TPS tapi tetap aja perginya gag KOMPAK. Saya pergi dengan ibu dan adik pergi dengan bapak. Adik saya pergi terlebih dahulu, dia sudah pergi jam 8 dari rumah dengan bapak saya, Please deh bukan karena dia telalu semangat tapi karena dia ada urusan setelahnya. Jadi dia buru-buru ke TPS. Sesampainya disana, lumayan juga karena sudah banyak yang antri dan panitia juga masih beres-beres, singkat cerita, dia masuk memberikan Kartu Tanda Pemilih kepada panitia dan duduk di ruang tunggu yang sudah di sediakan, dengan santai tanpa salah tanpa dosa dia berjalan ke arah kanan, hihihi. Berhubung karena mata dia minus, dia tidak melihat rambu-rambu yang sudah di sediakan, alhasil dia duduk dengan santai dan yang jelas dengan senyum sumringahnya. Waktu berjalan 20 menit sudah dia belum di panggil, merenung dan merenung itu yang dilakukannya sambil menunggu, dan Tappp,,,,, hingga ia tersadar sambil melihat kesekelilingnya, merasa ada yang ganjal, menatap ke seberang, kenapa rame orang duduk di sana yah? Bisiknya dalam hati, trus dia lihat kanan kirinya pada megang kertas semua, di lihatnya kedepan dia duduk tepat di belakang ketua KPPS, dan tepat sekali matanya tertuju pada sebuah kertas yang bertuliskan “TEMPAT DUDUK SAKSI”, wkwkwwk,, dia tertunduk, tersenyum dan malu sekali pastinya, Ya ampun aq SALAH tempat duduk” bisiknya dalam hati. haha baru menyadari bahwa dia salah tempat duduk, kemudian dengan sisa-sisa keberanian yang ada, dia melangkah maju dengan PD yang menipis ke seberang kembali ke habitat dimana seharusnya dia menunggu hahahaha,, buat malu aja nih orang,, adik siapalah dia,, uupsss hahaha.

KISAH KEDUA, Judulnya : Antara Biru dan Hijau....

Masih cerita dari adik saya, dan masih dari TKP yaitu TPS 24. Pemilih pertama di panggil dan langsung menuju bilik pemilih dan disusul dengan pemilih ke 2 sampai ke 4. Nah waktu sudah berjalan 5 menit namun 1 pun pemilih belum ada yang selesai mencoblos. Panitia yang menjaga kotak suara memberitahukan kepada pemilih yang masih menunggu bahwa surat suara  nya nanti di masukkan berdasarkan warnanya, sudah di tuliskan kok di atas kotak suara warna-warnanya, jadi jangan sampai salah masuk, kata panitia begitu. akhirnya satu orang sudah selesai mencoblos diikuti oleh yang lainnya, nah orang yang pertama selesai tadi di giring panitia lah untuk memasukkan ke kotak suara sesuai dengan warnanya, dan panitia penjaga kotak suara tersebut juga tak bosan-bosan mengulangi aba-aba nya mengenai warna di kotak suara, “ok pak, kotak pertama untuk surat suara warna hijau ini adalah tulisannya HIJAU, kotak kedua warna biru ada tulisannya juga BIRU, ketiga merah dan keempat kuning juga ada tulisannya, jadi jangan sampai salah masuk yah”, pemilih manggut-manggut tanda mengerti. Singkat cerita pemilih yang pertama selesai dan memasukkan surat suara ke kotak suara, namun dia agak lama berfikir, antara membandingkan biru dan hijau di surat suara tersebut, dan dia memutuskan memasukkan Biru di kotak suara hijau, dan panitia belum sempat mencegah, surat suara itu sudah masuk ke kotak suara. Dan dialog pun terjadi antara mereka berdua..

Panitia: “ Loh lohh bang, salah masuk, itu kan warna biru aturanya di kotak suara ygkedua, kenapa cepat kali masukkannya ke situ..”
Pemilih 1 : “itukan yang ku masukkan warna hijau,,”
Panitia : “apa pulak, warna biru itu,, jadi kayakmana nih pak ketua tanyanya pada ketua kppsnya”.
Pemilih 1 : “tapi kayaknya sama aja warnanya,,” kata beliau dengan dahi berkerut, alhasil komentar beliau mengundang tawa dari masyarakat yang masih mengantri, termasuk adik saya yang penasaran sebenarnya sama nya itu kayakmana, apa sulit di bedakan antara hijau dan biru, tapi ternyata setelah dia selesai memilih warna biru dan hijau itu begitu kontras dan jelas-jelas sangat bisa di bedakan, cuma adik saya aja yang gag bisa bedakan tempat duduk saksi sama pemilih, hahaha

Alhasil karena baru 1 surat suara yang mendarat di kotak itu, kotak suara akhirnya di buka dan di kembalikan ke habitat dimana seharusnya dia di tempatkan,, hehehe

KISAH KETIGA, Judul : Diskusi....

Hello, masih di TKP yang sama TPS 24, ini cerita dari saya sendiri yang mengalaminya. Jam 10 saya dan ibu pergi ke TPS untuk mencoblos, kami kasih Kartu Tanda Pemilih dan duduk di ruang tunggu. Singkat cerita nama saya di panggil di susul oleh ibu saya, saya masuk ke bilik suara untuk mencoblos, di bilik suara saya habiskan waktu kurang lebih 15 menit,karena ada 1 surat suara yang buat saya bingung di tambah lagi ibu2x sebelah yang berceloteh karena bingung, namun dengan istiqomah dan kemantapan hati saya ucapkan bismillah saya pilih yang ini. nah, saat saya akan keluar dari bilik suara, ibu-ibu yang berceloteh itu  memanggil saya, dan dialog serta diskusi pun terjadi antara kami.

Ibu celoteh : “dek-dek ini yang di coblos yang mana”?
Aku : “terserah ibu, pilihan ibu yang mana”?

Karena suara kami terlalu keras jadi panitia menegur,,” ehhh bug suaranya, jgn bersuara di bilik suara. Kalau mau minta ajari sama panitia aja.
Saya yang mendengar langsung mengecilkan suara saya, dan ibu celoteh bertanya lagi.

Ibu celoteh sambil tertawa berkata : “bingung aku dek, mana yang harus ku coblos? ini gambar semua, gag da yang kenal aq, (yaelah si ibu, jgnkan dia aku pun tak ada yg ku kenal), apa di coblos semua, semua gambarnya di cucuk”? otomatis pertanyaannya mengundang tawa dari warga yg masih menunggu, yaa ampun suara si ibu gede baget... 

Aku : “lahhh jangan bug, pilih 1 aja, kalau di cucuk semua batal lah”. alhasil karena kami terlalu mendalami peran, panitia datang dan berkata, “ ehh,, ehhh suara nya lahh bug, diskusi pulaklah di situ, kecilkan sedikit”...

Dengan takut karena sudah di tegur 2 kali aku melangkah meninggalkan bilik ku dan si ibu dengan wajah memelas sempat berkata, “berarti ini satu aja yg di coblos kan,gambarnya aja kan?” dengan senyum ku katakan, “iya bu,kalau belum mengerti tanya ke panitia saja bu, dan aku pun berjalan menuju kotak suara. Alhasil teguran panitia dan diskusi kami di bilik  tadi mengundang tawa dari warga yang masih menunggu,, huffff hehehehe,, aneh-aneh aja... 

Hahaha, that’s it guys, gag penting banget kan? Lucu juga kagak, yahh tapi setidaknya its real. Udah 3 kali saya mencoblos, dan tahun ini adalah tahun terunik dalam mencoblos, haha seru aja kalau ingatnya saya jadi suka senyum2x sendiri, apalagi ingat adik saya yang salah duduk, hahaha, that’s enough make me laugh...

SALAM SEMANGAT
MUJAHIDAH IMPIAN
^_^




Jumat, 31 Januari 2014

[CERITAKU] : CELOTEH ANAK TETANGGA......Bag 2



*@%&$#CELOTEHAN Fuji....
Banyak sekali cerita tentang gadis cilik ini, tak pernah berhenti dia membuat sensasi. Aku sampai pusing di buatnya sekaligus tertawa dan tersenyum mendengar celotehannya. Pernah saat itu, seperti  biasa, pagi-pagi dia pelanggan cilik pertama yang mengusik warung kami. Dengan gayanya yang khas, kuciran tingginya yang sudah loyo ke bawah dan acak-acakan, tak lupa juga di sertai pewarna bibir yang sudah mengering alias ileerr nya yang merambat kemana-mana, hehehe, dengan belek (kotoran mata) yang masih sempurna melekat di matanya, dan yang tak kalah menakjubkan sapuan Bedak my Baby yang melekat tapi berantakan di pipinya. Aku takjub melihat metamorfosa makhluk cilik ini, pagi-pagi sudah membuat ajaib wajahnya. Dengan senyum lebar tapi bukan senyum pepsoden, hihihih. Aku bergidik ngeri melihatnya.haha
Seperti biasa, dia membeli linso 2 dan solin lante (Rinso dan Soklin lantai). Aku terkesima melihat wajahnya yang hancur dengan sapuan bedak yang tak Normal dan kumpulan iler yang berserakan. aku pandangi dia, dia tetap tersenyum ceria seperti biasa,.
“heyyy, jorok kali kau, pagi-pagi udah belanja aja, bukan cuci muka”, kata ku ketus,, Udah mandi kau, pake-pake bedak tapi masih ilerann,, ihhhh....”, ejek ku.
“kakkk uunnn,, aku kan dah pake bedak, ngapain mandi lagi,, UDAH PERNAH!!,,. Gleekkkk aku hanya terpaku, mematung mendengar ucapan anak berumur 4 tahun, sungguh zaman sudah mengubahnya menjadi lebih gaul di bandingkan aku.. ini sungguh terlalu!!!!...

*#$%&Celotehan nya,  Aku Sekolahh Kak Unn...
Masih mengenai dia, pagi itu dia terlihat berbeda, lebih bersih dan rapi dari biasanya. Masih dengan kucirnya yang khas namun kali ini tanpa ileer dan belek. Dia sangat wangi, dia datang dengan senyum Pepsoden merekah ke arah ku yang pagi itu sedang sibuk meladeni pelanggan seperti biasa.
“Heyy, sapa ku padanya. Tumben kau Cantik dan wangi, mau kemana?. Tanya ku setengah mengejek.
“hehehe,,, kakk unnn,, aku,,, aku,,.....
“Iyyaaaa, kau mau ngapain? Mau beli apa? Potong ku dengan sedikit bercanda, canda ku yang agak galak kepada nya.. masih dengan senyum supelnya, sambil memainkan rambut kucirnya yang bertingkat-tingkat.
“kak unnn, aku hari ini mau pergi, katanya dengan nada gembira.
“mau kemana kau fujitsu,”? tanya ku masih dengan Galaknya..
“iihhh kak unnn lahh malah-malah aja, aku hali ni mau sikolah... jumpa Cik guuu,,” katanya dengan senyum yang luar biasa lebarnya.
Hehehehe,, tau gag dalam pikiran ku apa? Aku senang liat senyumnya sekaligus pengen ku tarik kucir kuda bertingkatnya itu. Dia ke warung hanya untuk bilang itu aja,, ternyata dia curcol (Curhat Colongan) hahaha,, dia sangat gembira masuk sekolah PAUD.... hahaha That’s Enough make me laugh,,,, hahaha... Selamat menjalani kesuksesan FUJI....

*#%@&%Celotehan dia,,, “Kakk unnn Gigi ku,,,??? 
Pagi itu hari minggu , seperti biasa kami sekeluarga berada di rumah,, saatnya bersih-bersih warung, rumah dan lainnya. Ibu nya Fuji datang membeli Deterjen, Sabun dan Shampoo. Tak lama di susul oleh pelanggan lainnya, kalau hari minggu lumayan, warung agak ramai. Alhamdulillah. 
Masih dengan santai kami mengerjakan setiap pekerjaan kami. Dengan gelak tawa dan canda, namun tiba-tiba makhluk kecil yang biasanya mengeluarkan suara cemprengnya, kini terlihat bermuram durja. Pagi ini dia sudah rapi dan rambutnya wangi (sepertinya Ibu nya sudah melakukan tugas nya dengan baik, ‘memandikan anak’! haha). Dia berbicara tidak seperti biasa, kali ini agak kemayu dan tangannya menutup mulutnya. Aku saja sampai tak mendengar apa yang dia katakan... pagi itu mood ku sedang bagus, jadi ku ladeni dia dengan baik. Namun sampai dia selesai belanja pun masih seperti itu juga, tak rewel seperti biasanya. Aku bingung.

Hingga matahari senja mulai pudar cahayanya yang akan di gantikan oleh bulan, akhirnya dia datang kembali, kali ini dengan gaya baru dan kendaraan baru, hanya sekedar lewat pikir ku, baru akan ku sapa dia, kendaraan barunya sudah memasuki areal rumah ku.... saat itu kami sekeluarga sedang duduk di teras depan rumah. Karena dia masuk areal rumah, yahh ku pikir dia mau beli... “mau beli apa?”, tanya ku. Dia hanya senyum dan tau gag dia mau bilang apa??

“Opungg (Aka Nenek/Kakek), kak unnn, kak adek, aku sepeda baru,,, hehehe,,, Kami sekeluarga spontan pandang-pandangan, maksud anak ini apa?, yang nanya siapa? Trus hubungannnya apa??
Hehehehe,, Ohh iya,,, kata mamakku... gag lama dia berkata kembali.
Opungg, Panggilnya. Sambil nyengir kuda yang lebar dia menampakkan giginya yang tersusun rapi, namun tak lama dia berkata lagi... “Gigiku Pung,,, Ompong.... hehehehe,”.  Tanpa bersalah, tanpa berdosa dia bergegas pergi meninggalkan kami yang terbengong mendengar curcol nya di sore hari. Seakan-akan suasana berubah jadi senyap... Fujitsu, fujitsu,, dia singgah hanya untuk mengatakan itu, Curhatnya Anak umur 4 tahun yang masih Paud. Hahaha,, kadang dia singgah ke rumah untuk mengatakan hal-hal yang menurut orang dewasa tidak penting, namun menurut anak-anak seusianya adalah hal yang penting dan bersejarah, dia hanya ingin berbagi setiap moment kesenangan dalam hidupnya, kadang kala dia curcol tentang teman nya di PAUD yang sama sekali aku tidak mengenal mereka, Terkadang juga tentang Luka yang dia peroleh saat terjatuh karena lari-lari dengan adiknya... dan aku baru tersadar bahwa kejadian ‘KALEM’ nya pagi itu, disebabkan oleh giginya yang baru di cabut. Welehhh-welehh-welehhh,,,... hahahah